Burung Sogon (Srigunting): Tren 2026, Cara Perawatan, dan Alasan Kenapa Bakal Viral di Dunia Kicau
Mengenal Burung Sogon (Srigunting): Si Peniru Suara Alam yang Elegan
Burung Sogon, atau lebih dikenal dengan nama ilmiah Srigunting, merupakan burung predator serangga yang memiliki kemampuan luar biasa dalam meniru suara burung lain.
Nama “Srigunting” berasal dari bentuk ekornya yang menyerupai gunting terbuka, menjadikannya salah satu burung paling ikonik di alam Indonesia.
Dalam dunia kicau mania, Sogon mulai naik daun sejak akhir 2025, dan kini diprediksi menjadi “burung viral” di tahun 2026, berkat kemampuannya meniru suara dengan sangat natural.
Asal dan Habitat Burung Srigunting di Alam Liar
Srigunting tersebar luas di seluruh Asia, terutama di:
Indonesia (Jawa, Kalimantan, Sumatra, Bali, Nusa Tenggara)
India, Tiongkok bagian selatan, dan Filipina
Mereka hidup di pinggiran hutan, kebun, dan perdesaan yang masih hijau.
Srigunting dikenal berani menghadapi burung lebih besar, bahkan elang, untuk mempertahankan wilayahnya — tanda mental tangguh sejak alam liar.
Jenis-Jenis Burung Srigunting Populer di Indonesia
| Jenis Srigunting | Ciri Khas | Habitat Umum |
|---|---|---|
| Srigunting Hitam | Hitam pekat berkilau, suara tajam | Jawa & Sumatra |
| Srigunting Jambul | Ada jambul di kepala, gaya gagah | Kalimantan & Sulawesi |
| Srigunting Kelabu | Warna abu-abu keperakan, suara lembut | Sumatra & pegunungan |
| Srigunting Besi | Bulu berkilau biru metalik, ekor panjang melengkung | Jawa Timur & Bali |
Dari semua jenis tersebut, Srigunting Hitam dan Jambul paling populer untuk dipelihara karena mudah beradaptasi dan cepat gacor.
Mengapa Burung Sogon Mulai Viral di Tahun 2026
Lonjakan Peminat di Komunitas Kicau Mania
Dalam dua tahun terakhir, forum dan komunitas kicau di Facebook, Telegram, hingga TikTok mulai ramai membicarakan “Sogon mania.”
Alasannya sederhana — burung ini:
Gacor alami, bisa meniru suara Pleci, Kacer, bahkan Cucak Jenggot.
Punya penampilan eksotis seperti burung gagak mini.
Harga masih terjangkau dibanding jenis lomba populer.
Diprediksi, di tahun 2026–2027, kelas lomba “Srigunting Gacor” akan resmi dibuka di berbagai event nasional.
Daya Tarik Suara dan Gaya Unik Saat Berkicau
Sogon punya keunggulan alami:
Suara bervariasi, lantang, dan penuh kejutan.
Bisa meniru suara jangkrik, burung lain, bahkan peluit manusia.
Gaya berkicau sambil mengibas ekor — sangat atraktif di lomba.
Banyak juri lomba menyebut, Sogon adalah “natural mimic bird” paling stabil di antara burung predator kecil.
Dukungan Media Sosial dan Konten Digital
Tren Sogon viral juga didorong oleh:
Konten YouTube & TikTok yang menampilkan gaya “ngebass” khasnya.
Influencer burung kicau yang mulai memamerkan koleksi Srigunting.
Meningkatnya permintaan dari kalangan muda pencinta suara “anti-mainstream.”
Dengan keunikan suara dan tampilan gagah, Sogon menjadi simbol burung elegan baru di dunia kicau.
Ciri Fisik dan Karakter Burung Sogon
Postur, Warna Bulu, dan Ekor Khas
Ukuran tubuh: 25–30 cm.
Warna bulu: Hitam pekat atau keabu-abuan metalik.
Paruh: Tajam dan kuat (ciri burung pemakan serangga).
Ekor: Panjang bercabang seperti gunting — ciri khas utama.
Mata: Merah tua atau hitam pekat dengan tatapan tajam.
Burung ini terlihat gagah dan berwibawa meski tubuhnya relatif kecil.
Karakter Mental dan Gaya Terbang Akrobatik
Mental fighter tinggi — sering menyerang burung lain yang masuk wilayahnya.
Gaya terbang “zig-zag” dan melayang dengan ekor terbuka.
Aktif dan tidak bisa diam, cocok untuk penghobi yang suka burung energik.
Cepat beradaptasi dengan lingkungan baru jika dirawat dengan sabar.
Perawatan Burung Sogon untuk Pemula
Kandang Ideal dan Lingkungan yang Nyaman
Gunakan sangkar ukuran sedang (40x60 cm) agar burung bisa bergerak bebas.
Tempatkan di area yang teduh namun mendapat sinar matahari pagi.
Hindari kebisingan ekstrem pada tahap awal adaptasi.
Pastikan sangkar bersih dan kering setiap hari.
Tambahkan ranting atau tenggeran alami agar burung merasa seperti di habitat aslinya.
Pakan Alami dan Tambahan Nutrisi
Srigunting adalah burung predator kecil yang menyukai serangga.
Berikan kombinasi pakan alami dan tambahan agar tetap gacor.
| Jenis Pakan | Fungsi |
|---|---|
| Jangkrik & belalang | Sumber protein utama |
| Ulat kandang / hongkong | Meningkatkan stamina & tenaga |
| Kroto segar | Menstimulasi suara aktif |
| Voer tinggi protein | Nutrisi tambahan |
| Vitamin E & madu | Menjaga bulu berkilau dan daya tahan tubuh |
Berikan variasi pakan setiap hari agar burung tidak bosan.
Latihan Suara dan Pemasteran Harian
Pemasteran pagi dan sore (30 menit).
Gunakan audio burung ciblek, pleci, atau murai untuk stimulasi variasi.Jemur setiap pagi pukul 07.00–09.00.
Isolasi sementara jika burung mulai over birahi.
Rekondisi suara alami dengan menggantung di area pepohonan 1x seminggu.
Konsistensi latihan 2–3 minggu bisa membuat Sogon cepat gacor dan punya suara khas “metallic chirp” yang menarik.
Harga Burung Sogon dan Prospek Bisnis di 2026
Harga Burung Sogon Berdasarkan Jenis dan Usia
| Jenis | Kondisi | Harga (2026) |
|---|---|---|
| Srigunting Hitam Anakan | Belum gacor | Rp 150.000 – Rp 250.000 |
| Srigunting Jambul Gacor | Suara aktif & meniru | Rp 500.000 – Rp 800.000 |
| Srigunting Kelabu Dewasa | Warna langka | Rp 700.000 – Rp 1.000.000 |
| Srigunting Besi (Ekor Panjang) | Langka & eksotis | Rp 1.000.000 – Rp 2.000.000 |
Harga ini diperkirakan akan meningkat hingga 30–50% di akhir 2026, seiring dengan viralnya Sogon di media sosial dan lomba burung nasional.
Peluang Bisnis dan Tren Breeding Srigunting
Meskipun belum sepopuler Lovebird atau Murai, breeding Sogon punya potensi besar karena:
Permintaan anakan meningkat pesat.
Perawatan indukan relatif mudah.
Biaya pakan murah tapi harga jual tinggi.
Populasi liar mulai berkurang (permintaan penangkar meningkat).
Dengan modal sekitar Rp 3–5 juta, kamu sudah bisa memulai penangkaran Sogon skala rumahan.
Keunggulan Burung Sogon Dibanding Jenis Lain
Suara Multi-Irama dan Peniruan Alam
Burung Sogon bisa meniru:
Pleci
Cililin
Ciblek
Burung Gereja
Bahkan suara manusia atau peluit
Suara metalik dan lantangnya membuatnya berbeda dari burung kicau biasa.
Tampilan Eksotis dan Gaya Terbang Unik
Sogon tidak hanya menarik dari suara, tapi juga:
Bulu hitam mengilap seperti logam.
Ekor panjang melengkung seperti sabit.
Gerakan terbang akrobatik.
Kombinasi suara dan gaya ini membuat Sogon tampak seperti “Murai versi mini” yang memikat penonton di arena lomba.
Kesimpulan: Burung Sogon, Calon Bintang Dunia Kicau 2026
Burung Sogon (Srigunting) memiliki semua elemen untuk menjadi viral:
Suara unik dan bervariasi
Mental fighter tinggi
Harga masih terjangkau
Tampilan elegan dan berkelas
Tahun 2026 diprediksi sebagai tahun kejayaan Srigunting, di mana komunitas kicau akan membuka kelas khusus dan tren penangkaran mulai meluas.
Bagi kamu yang ingin mencoba burung “beda dari yang lain,” Sogon adalah pilihan cerdas dan menjanjikan. 🖤🐦
FAQ (Pertanyaan Umum Tentang Burung Sogon)
1. Apakah Burung Sogon mudah dipelihara untuk pemula?
Sangat mudah. Burung ini cepat adaptasi dan tidak rentan stres.
2. Apa keunggulan utama dibanding burung lain?
Kemampuan meniru suara alam dan gaya tarung berani.
3. Apakah Sogon bisa dilatih meniru suara manusia?
Beberapa individu bisa, tergantung intensitas pemasteran.
4. Apa makanan favorit burung Sogon?
Jangkrik, kroto, ulat, dan voer berprotein tinggi.
5. Kapan Sogon mulai gacor setelah dipelihara?
Biasanya 2–3 minggu setelah adaptasi dan latihan rutin.
6. Apakah Srigunting dilindungi?
Beberapa spesies tertentu dilindungi, jadi pastikan beli dari penangkar resmi.
Posting Komentar untuk "Burung Sogon (Srigunting): Tren 2026, Cara Perawatan, dan Alasan Kenapa Bakal Viral di Dunia Kicau"
Posting Komentar