Burung Flamboyan (Falk Peach Face): Panduan Ternak dan Mutasi Warna Populer
Pengantar: Daya Tarik Burung Flamboyan di Dunia Burung Hias
Burung Flamboyan, yang dikenal juga dengan nama Falk Peach Face, merupakan salah satu jenis Lovebird paling populer di Indonesia. Warna bulunya yang cerah dan beragam menjadikannya primadona di kalangan penghobi burung hias dan peternak.
Selain karena keindahan, Flamboyan juga disukai karena karakter jinak, mudah beradaptasi, dan cepat berkembang biak. Kombinasi ini membuatnya menjadi salah satu jenis burung paling menguntungkan untuk dibudidayakan.
Sejarah dan Asal-Usul Burung Flamboyan (Falk Peach Face)
Burung ini berasal dari Afrika bagian barat daya, khususnya wilayah Namibia dan Angola, dan dikenal dengan nama ilmiah Agapornis roseicollis. Dalam bahasa Inggris disebut “Peach-faced Lovebird” karena warna pipinya yang menyerupai buah persik.
Di Indonesia, nama “Flamboyan” diberikan karena warna bulunya yang mencolok seperti bunga flamboyan yang mekar di musim panas.
Karakter dan Sifat Khas Burung Flamboyan
Flamboyan terkenal ramah, aktif, dan penuh rasa ingin tahu. Burung ini sangat sosial dan senang berinteraksi dengan sesama burung maupun manusia. Tak heran, banyak penghobi yang menjadikannya peliharaan indoor.
Mengenal Burung Flamboyan (Falk Peach Face)
Ciri Fisik dan Morfologi Umum
Burung Flamboyan memiliki tubuh kecil hingga sedang, dengan panjang sekitar 15 cm dan berat rata-rata 45–55 gram. Ciri khasnya adalah wajah berwarna merah muda (peach) dan bulu hijau cerah di tubuh bagian bawah.
Ekor berwarna biru kehijauan, sementara bagian sayap didominasi hijau tua. Paruhnya kekuningan, dan matanya tampak ekspresif dengan lingkar putih kecil.
Perbedaan Jantan dan Betina
Ciri fisik jantan dan betina Flamboyan tidak terlalu mencolok, namun ada beberapa perbedaan halus:
Jantan: postur lebih ramping, kepala lebih kecil, dan bulu leher lebih rapat.
Betina: tubuh sedikit lebih lebar, dan sering kali tampak lebih tenang.
Tes DNA bisa digunakan untuk memastikan jenis kelamin dengan akurat.
Mutasi Warna Populer pada Burung Flamboyan
Salah satu daya tarik utama burung Flamboyan adalah keragaman warna bulu hasil mutasi genetik. Setiap tahun, muncul varian baru dengan corak dan gradasi menawan.
Mutasi Warna Pastel, Lutino, dan Blue Series
Pastel Green / Pastel Yellow
Warna dasar hijau dengan rona kuning lembut, memberi kesan lembut dan elegan.Lutino
Berbulu kuning cerah dengan wajah merah menyala dan mata merah — termasuk varian paling populer dan mahal.Blue Series
Memiliki tubuh biru langit dengan wajah putih atau abu muda. Banyak diminati karena tampilannya yang “adem”.
Mutasi Pied, Violet, dan Opaline
Pied: memiliki corak belang putih di sayap dan punggung, memberi kesan unik.
Violet: kombinasi warna ungu kebiruan yang menawan, termasuk mutasi langka.
Opaline: distribusi warna lebih merata di seluruh tubuh, termasuk wajah. Banyak dikembangkan oleh peternak profesional.
Cara Menjaga Warna agar Tetap Cerah dan Stabil
Warna bulu dipengaruhi oleh genetik, nutrisi, dan paparan sinar matahari.
Tips menjaga warna:
Jemur pagi selama 30 menit tiap hari.
Berikan pakan kaya karoten (wortel, jagung manis, pepaya).
Hindari stres dan kekurangan vitamin E.
Panduan Lengkap Ternak Burung Flamboyan (Falk Peach Face)
Persiapan Kandang dan Pemilihan Pasangan Indukan
Gunakan kandang berukuran minimal 60×40×40 cm per pasangan.
Letakkan glodok (kotak sarang) dari kayu keras berukuran 20×20×25 cm.
Pilih indukan:
Usia minimal 10 bulan dan sehat.
Hindari pasangan sedarah untuk mencegah cacat genetik.
Pasangkan jantan dan betina yang sudah menunjukkan tanda-tanda saling menyuapi atau berdekatan.
Pakan untuk Masa Kawin dan Pengeraman
Pakan berkualitas sangat penting selama masa kawin:
Bijian campur (milet, canary seed, jagung giling).
Tambahan kroto dan jagung muda untuk mempercepat birahi.
Vitamin E dan minyak ikan untuk memperkuat fertilitas.
Proses Bertelur, Penetasan, dan Perawatan Anakan
Betina akan bertelur 4–6 butir, dengan masa pengeraman 22–25 hari.
Anakan diberi makan oleh induk selama 2–3 minggu, kemudian bisa mulai diberi bubur voer lembut. Setelah 35–40 hari, anakan siap disapih dan dipindahkan ke kandang remaja.
Perawatan Harian dan Pemeliharaan Kesehatan Flamboyan
Pola Makan dan Nutrisi Seimbang
Berikan pakan utama mix seed (biji-bijian campur) disertai sayuran segar (sawi, jagung muda) dan buah-buahan (apel, pepaya).
Tambahkan suplementasi kalsium dan vitamin D3 untuk menjaga pertumbuhan tulang dan kualitas telur.
Tips Menjaga Kebersihan dan Lingkungan
Kebersihan adalah kunci. Bersihkan alas kandang setiap hari, ganti air minum dua kali sehari, dan cuci tempat makan seminggu sekali.
Pastikan kandang tidak lembap dan memiliki ventilasi udara baik.
Pencegahan Penyakit Umum dan Penanganannya
Penyakit yang sering menyerang:
Snot (pilek burung) → hindari angin malam.
Cacingan → berikan obat cacing alami seperti rebusan daun sirih.
Bulu kusam → tambah vitamin E dan omega-3.
Teknik Pemasteran dan Sosialisasi Flamboyan
Cara Melatih Agar Jinak dan Bersahabat
Burung Flamboyan sangat cerdas dan mudah dilatih.
Latihan dasar:
Biasakan diberi makan langsung dari tangan.
Ajak berbicara dengan suara lembut.
Gunakan peluit untuk memancing respons vokal.
Dengan kesabaran, Flamboyan bisa menjadi burung jinak interaktif, bahkan mampu menirukan suara ringan.
Teknik Vokalisasi dan Interaksi Sosial
Flamboyan menyukai interaksi berkelompok. Letakkan kandang berdekatan agar mereka bisa mendengar dan meniru suara satu sama lain.
Pemasteran bisa dilakukan dengan rekaman MP3 kicau lembut, 1–2 jam pagi dan sore.
Peluang Bisnis dan Nilai Ekonomis Burung Flamboyan
Harga Pasar dan Tren Permintaan
Burung Flamboyan memiliki nilai pasar yang stabil dan cenderung meningkat.
Harga rata-rata di tahun 2026:
| Jenis / Mutasi | Harga (Rp) | Keterangan |
|---|---|---|
| Flamboyan standar hijau | 200.000 – 350.000 | Cocok untuk pemula |
| Lutino / Blue series | 400.000 – 700.000 | Warna populer |
| Violet / Opaline | 900.000 – 1.500.000 | Varian langka |
| Pasangan produktif | 1.500.000 – 2.500.000 | Siap ternak |
Pasar lokal dan ekspor, terutama ke Malaysia, Jepang, dan Eropa, menunjukkan tren meningkat karena permintaan burung hias berwarna cerah.
Potensi Bisnis Mutasi Warna Langka
Mutasi baru seperti Aqua Opaline dan Violet Pastel memiliki harga tinggi karena kelangkaan genetiknya. Peternak yang fokus mengembangkan mutasi stabil bisa memperoleh keuntungan hingga 50–100% per anakan.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Burung Flamboyan (Falk Peach Face)
1. Apakah Flamboyan sama dengan Lovebird?
Ya, Flamboyan adalah salah satu varietas Lovebird, tepatnya jenis Peach-faced Lovebird.
2. Berapa umur ideal untuk mulai ternak Flamboyan?
Sekitar 10–12 bulan, saat burung sudah matang seksual.
3. Apa makanan terbaik untuk menjaga warna bulu?
Makanan kaya karoten seperti wortel, jagung, dan pepaya, serta voer khusus Lovebird berkualitas tinggi.
4. Bagaimana cara membedakan mutasi warna?
Lihat pola warna di kepala, dada, dan ekor. Gunakan referensi foto dari peternak profesional atau komunitas Lovebird mutasi.
5. Apakah Flamboyan cocok untuk pemula?
Sangat cocok! Karena mudah dirawat, cepat beradaptasi, dan jinak.
Kesimpulan: Burung Flamboyan, Kombinasi Keindahan dan Potensi Bisnis
Burung Flamboyan (Falk Peach Face) bukan hanya sekadar burung hias, tetapi juga sumber peluang bisnis menjanjikan.
Keindahan mutasi warnanya, sifatnya yang jinak, serta kemudahan dalam perawatan menjadikannya burung ideal untuk diternakkan oleh pemula maupun peternak profesional.
Dengan perawatan yang baik, Flamboyan akan menjadi hiasan hidup yang indah sekaligus investasi bernilai tinggi.
Tak berlebihan jika disebut sebagai “permata warna-warni” dalam dunia Lovebird.
Posting Komentar untuk "Burung Flamboyan (Falk Peach Face): Panduan Ternak dan Mutasi Warna Populer"
Posting Komentar