Pleci Dakun vs Pleci Buxtoni: Perbandingan Fisik, Suara, dan Keunggulan untuk Lomba (Panduan 2026)
Sekilas Tentang Burung Pleci (Zosterops spp.)
Burung Pleci, atau biasa disebut burung kacamata, termasuk dalam genus Zosterops yang tersebar di seluruh Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Ciri khasnya adalah cincin putih di sekitar mata yang membuatnya tampak seperti memakai kacamata — dari sinilah nama “Pleci” berasal.
Walau berukuran kecil (panjang hanya 10–12 cm), suara Pleci sangat nyaring, jernih, dan bervariasi.
Kombinasi antara volume kuat, gaya aktif, dan harga terjangkau menjadikannya favorit para kicau mania pemula.
Mengapa Pleci Begitu Populer di Kalangan Kicau Mania
Suara ngeroll cepat dan bervariasi.
Mudah dijinakkan dan mudah gacor dengan perawatan rutin.
Bisa hidup berkelompok (koloni) atau tunggal.
Ukuran kecil, mudah dirawat di rumah.
Harga terjangkau, cocok untuk pemula.
Bahkan, di beberapa daerah seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur, lomba Pleci Fighter menjadi ajang rutin yang sangat kompetitif.
Jenis-Jenis Pleci Populer di Indonesia
| Jenis Pleci | Asal | Ciri Utama |
|---|---|---|
| Pleci Dakun (Dahi Kuning) | Jawa, Bali | Dahi kekuningan, suara tajam |
| Pleci Buxtoni | Jawa Barat, Banten | Warna hijau kekuningan lembut, gaya kalem |
| Pleci Montanus | Pegunungan tinggi | Tubuh besar, warna lebih kusam |
| Pleci Auriventer | Kalimantan, Sumatra | Warna kuning cerah di dada dan perut |
Dua jenis yang paling sering diperdebatkan dan populer di lomba adalah Pleci Dakun dan Pleci Buxtoni.
Mengenal Pleci Dakun (Dahi Kuning): Si Kecil yang Gacor
Ciri Fisik Pleci Dakun
Dahi kekuningan terang, menjadi ciri khas utama.
Warna tubuh hijau zaitun dengan punggung lebih tua.
Ukuran tubuh kecil tapi proporsional.
Cincin mata putih tebal dan jelas.
Paruh lancip dan hitam pekat.
Secara visual, Pleci Dakun terlihat cerah dan “berani,” mencerminkan karakter suaranya yang tajam.
Karakter Suara dan Mental Pleci Dakun
Suara tajam, cepat, dan tembus.
Mampu menirukan suara burung kecil lain seperti ciblek, prenjak, dan kenari.
Mental agresif dan aktif, cocok untuk lomba kategori fighter.
Saat on fire, Pleci Dakun bisa ngeroll tanpa jeda panjang.
Namun, butuh waktu adaptasi sekitar 2–3 minggu jika pindah tempat baru agar kembali gacor.
Harga dan Popularitas di Pasar Kicau
| Jenis | Umur | Harga (2026) |
|---|---|---|
| Anakan (belum bunyi) | - | Rp 75.000 – Rp 150.000 |
| Gacor harian | - | Rp 200.000 – Rp 400.000 |
| Gacor lomba (stabil) | - | Rp 800.000 – Rp 1.500.000 |
Pleci Dakun menjadi jenis paling dicari di Jawa Tengah dan Jawa Timur karena mental fighter-nya kuat dan cepat gacor.
Mengenal Pleci Buxtoni: Si Peniru Andal dengan Gaya Elegan
Ciri Fisik Pleci Buxtoni Asli
Warna hijau zaitun dengan gradasi kekuningan lembut di dada.
Cincin mata lebih tipis dibanding Dakun.
Paruh cenderung pendek dan tumpul.
Tubuh sedikit lebih besar dan gemuk.
Warna kepala lebih terang dan halus.
Pleci Buxtoni tampak lebih “kalem” dibanding Dakun, namun memiliki pesona khas — elegan dan halus.
Karakter Suara dan Gaya Ngekek Pleci Buxtoni
Suara lebih lembut tapi jernih.
Cenderung panjang dan stabil daripada cepat.
Memiliki kemampuan meniru suara burung lain dengan sangat baik.
Lebih cocok untuk lomba kategori roll panjang dan suara merdu.
Mentalnya stabil, tapi butuh waktu perawatan lebih lama agar benar-benar gacor.
Harga dan Peminat Pleci Buxtoni di Pasar
| Jenis | Umur | Harga (2026) |
|---|---|---|
| Anakan | - | Rp 100.000 – Rp 200.000 |
| Gacor harian | - | Rp 250.000 – Rp 450.000 |
| Siap lomba (roll panjang) | - | Rp 1.000.000 – Rp 2.000.000 |
Pleci Buxtoni banyak dicari di wilayah Jawa Barat dan Jabodetabek karena karakter suaranya cocok untuk kontes bergengsi.
Perbandingan Lengkap Pleci Dakun vs Buxtoni
Tabel Perbandingan Objektif Dua Jenis Pleci Ini
| Aspek | Pleci Dakun | Pleci Buxtoni |
|---|---|---|
| Warna Dahi | Kuning cerah (menyala) | Kekuningan lembut |
| Postur Tubuh | Kecil dan ramping | Sedikit besar dan gemuk |
| Cincin Mata | Tebal dan jelas | Tipis dan samar |
| Volume Suara | Tajam, keras, dan cepat | Lembut tapi jernih |
| Variasi Suara | Banyak dan cepat | Panjang dan stabil |
| Mental | Fighter agresif | Tenang dan stabil |
| Waktu Adaptasi | Cepat (1–2 minggu) | Lama (3–4 minggu) |
| Harga Rata-rata | Rp 200–1.500 ribu | Rp 250–2.000 ribu |
| Cocok Untuk | Lomba cepat & pemula | Lomba kualitas & kolektor |
Jenis Mana yang Lebih Cocok untuk Pemula dan Lomba?
Untuk Pemula:
👉 Pilih Pleci Dakun, karena cepat adaptasi, mudah dirawat, dan cepat bunyi.Untuk Kolektor & Lomba Suara Panjang:
👉 Pilih Pleci Buxtoni, karena kualitas roll panjangnya elegan dan menenangkan.
Keduanya tetap bisa dilatih gacor, asalkan perawatan dilakukan secara rutin dan sabar.
Tips Perawatan Agar Pleci Cepat Gacor dan Stabil
Pola Pakan dan Nutrisi Harian
| Jenis Pakan | Fungsi |
|---|---|
| Kroto segar (3x seminggu) | Meningkatkan volume suara |
| Jangkrik kecil (2 ekor/hari) | Sumber protein & stamina |
| Pisang kepok matang | Vitamin & serat alami |
| Ulat kandang (2x/minggu) | Tambahan energi |
| Madu encer | Menjaga pita suara tetap jernih |
Air minum harus diganti setiap hari dan wadah selalu bersih agar tidak ada jamur.
Latihan Harian dan Pola Pemasteran
Mandikan setiap pagi (07.00–08.00).
Jemur 30–45 menit di bawah sinar matahari hangat.
Mastering suara di sore hari (gunakan audio burung ciblek, kenari, lovebird).
Istirahatkan malam hari dengan menutup sangkar.
Pemberian kroto setelah latihan untuk menjaga stamina.
Latihan rutin selama 2–3 minggu bisa membuat Pleci gacor konsisten dan siap lomba.
Kesimpulan: Pleci Dakun vs Buxtoni, Pilih Mana?
| Kategori | Pilihan Terbaik |
|---|---|
| Cepat gacor & fighter | Pleci Dakun |
| Suara panjang & elegan | Pleci Buxtoni |
| Perawatan mudah | Pleci Dakun |
| Kualitas suara halus & jernih | Pleci Buxtoni |
| Harga terjangkau untuk pemula | Pleci Dakun |
| Investasi jangka panjang | Pleci Buxtoni |
🎯 Kesimpulan Akhir:
Jika kamu pemula yang ingin Pleci cepat gacor, Pleci Dakun adalah pilihan tepat.
Namun, jika kamu kolektor atau ingin tampil di lomba roll panjang, Pleci Buxtoni lebih unggul karena suara stabil dan indah.
Keduanya sama-sama menawan — tinggal sesuaikan dengan selera dan gaya lomba yang kamu kejar. 🐦✨
FAQ (Pertanyaan Umum Tentang Pleci Dakun dan Buxtoni)
1. Apa perbedaan utama Pleci Dakun dan Buxtoni?
Dakun berwarna lebih cerah dan bersuara tajam, sedangkan Buxtoni berwarna lembut dengan suara panjang jernih.
2. Apakah Pleci Buxtoni lebih susah gacor?
Sedikit, karena butuh waktu adaptasi lebih lama.
3. Apakah bisa disatukan dalam satu kandang?
Sebaiknya tidak, karena Dakun lebih agresif dan bisa menyerang.
4. Mana yang lebih cocok untuk lomba cepat?
Pleci Dakun, karena punya ritme suara cepat dan bertenaga.
5. Mana yang lebih tahan stres?
Pleci Buxtoni, karena mentalnya lebih tenang dan stabil.
6. Apakah keduanya bisa dimaster dengan suara burung lain?
Bisa. Keduanya pintar meniru suara isian jika latihan dilakukan rutin.
Posting Komentar untuk "Pleci Dakun vs Pleci Buxtoni: Perbandingan Fisik, Suara, dan Keunggulan untuk Lomba (Panduan 2026)"
Posting Komentar