Ternak Kacer untuk Pemula: Panduan Lengkap dari Persiapan Kandang Sampai Panen Anakan
Mengapa Ternak Kacer Layak Dicoba oleh Pemula?
Burung Kacer (Copsychus saularis) adalah salah satu burung kicau paling populer di Indonesia. Suaranya yang lantang, gaya “ngobra” khas saat berkicau, serta daya tahan tubuh kuat menjadikannya idola di kalangan penghobi lomba dan kolektor burung.
Selain hobi, ternak Kacer juga kini menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.
Pasalnya, permintaan untuk anakan Kacer gacor terus meningkat setiap tahun, baik dari komunitas kicau mania maupun penangkar.
Popularitas Burung Kacer di Kalangan Kicau Mania
Kacer dikenal memiliki:
Suara keras dan bervariasi
Gaya tarung atraktif (bulu mengembang, ekor naik-turun)
Mental kuat di arena lomba
Kacer gacor bisa dijual dengan harga Rp 1–5 juta, sedangkan anakan Kacer usia 1 bulan saja bisa laku Rp 150.000–Rp 300.000 per ekor.
Peluang Bisnis Ternak Kacer di Tahun 2026
Pasar burung kicau di Indonesia tumbuh rata-rata 10–15% per tahun.
Dengan biaya perawatan rendah dan siklus produksi cepat, bisnis ternak Kacer bisa menjadi sumber penghasilan pasif rumahan.
Kelebihan ternak Kacer:
Bisa dilakukan di rumah atau lahan sempit
Biaya pakan murah
Daya tahan tinggi terhadap penyakit
Permintaan stabil dari penghobi dan penangkar
Persiapan Awal Sebelum Memulai Ternak Kacer
Pemilihan Lokasi dan Suhu Ideal Kandang
Kandang ternak Kacer sebaiknya ditempatkan di lokasi:
Tenang dan jauh dari kebisingan
Tersedia sinar matahari pagi (07.00–10.00)
Sirkulasi udara baik dan tidak lembap
Suhu ideal: 27–30°C dengan kelembapan sekitar 60%.
Hindari angin kencang dan bau tajam dari dapur atau kandang hewan lain.
Desain dan Ukuran Kandang Ideal untuk Kacer
Ukuran ideal kandang ternak per pasang:
Panjang 80 cm x Lebar 50 cm x Tinggi 60 cm
Gunakan bahan:
Rangka kayu kuat (jati belanda / sengon)
Dinding kawat halus
Lantai pasir kering atau serbuk kayu
Tambahkan sarang dari serabut kelapa di pojok kandang agar betina nyaman bertelur.
Pemilihan Indukan Kacer Berkualitas
Kacer Jantan Ideal:
Umur 1,5–2 tahun
Rajin berkicau
Postur gagah dan aktif
Warna bulu hitam pekat, dada putih bersih
Kacer Betina Ideal:
Umur 1–1,5 tahun
Lincah dan nafsu makan baik
Bulu rapi dan tidak mengembang
Sering menggetarkan sayap atau menunduk (tanda siap kawin)
Pilih indukan sehat, tidak cacat fisik, dan tidak berasal dari saudara kandung.
Langkah-Langkah Cara Ternak Kacer untuk Pemula
1. Proses Penjodohan dan Pengamatan Perilaku
Tempatkan jantan dan betina dalam kandang terpisah tapi saling berdekatan selama 3–5 hari.
Jika betina mulai menunduk dan jantan berkicau lembut, itu tanda keduanya mulai cocok.
Tips:
Jangan langsung disatukan, karena jantan bisa agresif.
Lakukan pendekatan bertahap sambil perbanyak pakan protein (kroto dan jangkrik).
2. Penyatuan Pasangan dalam Kandang Ternak
Setelah menunjukkan kecocokan, satukan keduanya dalam kandang penjodohan.
Awasi 1–2 hari pertama untuk memastikan mereka tidak berkelahi.
Jika betina mulai membuat sarang atau membawa bahan seperti jerami, artinya sudah siap bertelur.
3. Tanda-Tanda Kacer Siap Bertelur
Betina lebih sering diam di sarang
Nafsu makan meningkat
Jantan mulai memberi makan betina
Betina bertelur 2–4 butir dalam waktu 3–5 hari
4. Masa Pengeraman dan Perawatan Telur
Masa inkubasi: 12–14 hari.
Pastikan suhu kandang stabil.
Jangan terlalu sering mengintip telur, karena bisa membuat betina stres.
Berikan pakan lembut seperti kroto dan voer halus selama masa mengeram.
5. Perawatan Anakan Hingga Siap Jual
Anakan Kacer biasanya menetas serentak.
Berikan pakan lembut seperti:
Kroto segar
Bubur bayi encer
Jangkrik kecil tanpa kaki
Pada usia 20–25 hari, anakan mulai belajar makan sendiri dan bisa dipisahkan dari induk.
Setelah 1 bulan, mereka sudah bisa dijual ke pengepul atau penghobi.
Pakan dan Nutrisi Penunjang Ternak Kacer
Menu Harian untuk Indukan Produktif
| Jenis Pakan | Fungsi |
|---|---|
| Jangkrik (5 pagi, 5 sore) | Sumber protein utama |
| Kroto segar | Meningkatkan stamina dan birahi alami |
| Pisang kepok matang | Vitamin & energi cepat |
| Ulat kandang (2x/minggu) | Tambahan protein |
| Madu encer | Meningkatkan daya tahan tubuh |
Pastikan air minum diganti setiap hari dan tempat pakan selalu bersih.
Pakan untuk Anakan Kacer
Anakan usia 0–7 hari → kroto lembek dan bubur bayi.
Anakan usia 7–20 hari → campuran voer lembut dan jangkrik kecil.
Setelah 25 hari → bisa diberi voer kering dan buah.
Tambahkan vitamin seperti BirdVit atau BirdMature 2x seminggu agar pertumbuhan optimal.
Analisa Modal dan Keuntungan Ternak Kacer
Perhitungan Modal Awal (2 Pasang Indukan)
| Komponen | Biaya |
|---|---|
| 2 pasang indukan Kacer | Rp 2.000.000 |
| 2 kandang ternak + sarang | Rp 1.000.000 |
| Pakan & vitamin bulan pertama | Rp 400.000 |
| Lampu penghangat dan perlengkapan | Rp 200.000 |
| Total Modal Awal | ≈ Rp 3.600.000 |
Perkiraan Keuntungan Bulanan
| Keterangan | Nilai |
|---|---|
| Produksi rata-rata | 6–8 anakan/bulan |
| Harga jual rata-rata | Rp 200.000/ekor |
| Pendapatan kotor | Rp 1.200.000 – Rp 1.600.000 |
| Biaya pakan & perawatan | Rp 400.000 |
| Keuntungan bersih/bulan | ± Rp 1.000.000 – Rp 1.200.000 |
Jika jumlah indukan diperbanyak (5–10 pasang), maka potensi keuntungan bisa mencapai Rp 4–6 juta/bulan.
Tips Agar Kacer Cepat Produksi dan Tidak Stres
Berikan waktu istirahat cukup setelah bertelur.
Jaga kebersihan kandang dan ganti air setiap hari.
Berikan pencahayaan alami (sinar matahari pagi).
Kurangi interaksi manusia berlebihan saat mengeram.
Gunakan vitamin alami seperti madu + telur puyuh rebus.
Pisahkan jantan setelah betina mulai mengeram untuk menghindari stres.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari Pemula
Menjodohkan tanpa pengamatan perilaku.
Kandang terlalu kecil atau lembap.
Pemberian pakan tidak seimbang.
Sering memindahkan kandang (menyebabkan stres).
Menyentuh telur terlalu sering.
Kesabaran dan rutinitas adalah kunci sukses utama dalam ternak burung Kacer.
Kesimpulan: Ternak Kacer, Hobi yang Menguntungkan
Ternak Kacer untuk pemula bisa dimulai dengan modal kecil namun hasil menjanjikan.
Dengan pemilihan indukan unggul, pakan bergizi, dan lingkungan nyaman, Kacer bisa bertelur setiap 2 bulan sekali dengan hasil stabil.
Kombinasi antara hobi dan bisnis menjadikan ternak Kacer bukan sekadar kesenangan, tapi juga sumber penghasilan nyata.
Mulailah dari kecil, rawat dengan telaten, dan lihat hasilnya tumbuh setiap bulan. 🐦💰
FAQ (Pertanyaan Umum Tentang Ternak Kacer)
1. Berapa umur ideal Kacer untuk diternakkan?
Jantan 1,5–2 tahun dan betina 1–1,5 tahun.
2. Apakah Kacer bisa diternak di rumah biasa?
Bisa, asal tempatnya tenang dan cukup pencahayaan.
3. Berapa lama Kacer mulai bertelur setelah dijodohkan?
Biasanya 5–7 hari setelah pasangan cocok.
4. Apakah perlu alat inkubator untuk menetaskan telur?
Tidak, betina akan mengeram secara alami.
5. Kapan anakan Kacer bisa dijual?
Usia 1–1,5 bulan setelah bisa makan sendiri.
6. Apa penyebab utama Kacer gagal produksi?
Stres, pakan kurang bergizi, dan suhu kandang tidak stabil.
Posting Komentar untuk "Ternak Kacer untuk Pemula: Panduan Lengkap dari Persiapan Kandang Sampai Panen Anakan"
Posting Komentar